Lemon Balm: Bisakah Ramuan Ini Membantu Pengelolaan Berat Badan?

0
13

Permintaan akan suplemen alami yang menjanjikan manfaat kesehatan semakin meningkat, dengan banyak konsumen yang mencari alternatif selain pendekatan medis tradisional. Lemon balm (Melissa officinalis ), anggota keluarga mint, mendapatkan perhatian tidak hanya karena menghilangkan stres tetapi juga karena potensi khasiat penurunan berat badan. Meskipun penelitian masih bersifat awal, beberapa bukti menunjukkan bahwa lemon balm dapat memengaruhi faktor-faktor penting seperti gula darah, tidur, dan kesehatan usus – yang semuanya dapat memengaruhi berat badan. Namun, penting untuk mendekati klaim ini dengan harapan yang realistis dan memahami kondisi ilmu pengetahuan saat ini.

Apa Itu Balsem Lemon?

Lemon balm memiliki sejarah panjang dalam penggunaan tradisional sebagai ramuan penenang, sering dikonsumsi sebagai teh, permen karet, bubuk, atau kapsul. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menganggapnya “Secara Umum Diakui sebagai Aman” (GRAS) untuk digunakan sebagai penyedap makanan, yang berarti bahan ini tidak dianggap berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu. Namun, FDA tidak menyetujui suplemen untuk keamanan atau efektivitas, sehingga konsumen harus berhati-hati.

Potensi Manfaat: Apa yang Ditunjukkan Penelitian

Meskipun penelitian pada hewan menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengurangi lemak tubuh dan tingkat stres, penelitian pada manusia tentang lemon balm dan penurunan berat badan masih terbatas. Berikut rincian mekanisme potensial:

  1. Pengaturan Gula Darah: Sebuah penelitian di Iran menemukan bahwa 700 mg ekstrak lemon balm setiap hari selama 12 minggu menstabilkan gula darah puasa pada individu dengan diabetes tipe 2. Dengan meningkatkan sensitivitas insulin, lemon balm dapat membantu mengurangi penyimpanan lemak dan nafsu makan.
  2. Dukungan Kesehatan Usus: Mikrobioma usus berperan penting dalam pencernaan, peradangan, dan regulasi hormon. Lemon balm mungkin meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan usus, mengurangi bakteri berbahaya dan peradangan kronis, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia.
  3. Metabolisme Lipid: Sebuah meta-analisis dari lima uji coba menunjukkan bahwa suplementasi lemon balm setiap hari (700–4.000 mg) selama minimal 8 minggu secara signifikan mengurangi kolesterol total, LDL (kolesterol “jahat”), dan trigliserida. Meningkatkan profil lipid mendukung kesehatan metabolisme secara keseluruhan.
  4. Pengurangan Stres dan Kecemasan: Stres kronis meningkatkan kadar kortisol, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan karena meningkatkan rasa lapar dan memperlambat metabolisme. Lemon balm telah terbukti mengurangi stres dan kortisol dalam beberapa penelitian pada manusia, berpotensi membantu pengelolaan berat badan secara tidak langsung.
  5. Peningkatan Kualitas Tidur: Tidur yang buruk mengganggu keseimbangan hormon dan meningkatkan nafsu makan. Sebuah penelitian kecil di Italia menemukan bahwa ekstrak lemon balm meningkatkan kualitas tidur, termasuk tidur nyenyak dan memulihkan. Tidur yang cukup dikaitkan dengan asupan kalori yang lebih rendah dan pengendalian berat badan yang lebih baik.

Risiko dan Tindakan Pencegahan

Lemon balm umumnya dapat ditoleransi dengan baik, namun potensi efek sampingnya termasuk mual, ketidaknyamanan perut, dan sakit kepala. FDA tidak mengatur suplemen dengan ketelitian yang sama seperti obat-obatan, sehingga dosisnya bisa sangat bervariasi.

Kelompok tertentu sebaiknya menghindari lemon balm:

  • Individu hamil atau menyusui
  • Anak-anak dan orang tua (karena penelitian terbatas)
  • Orang yang memakai obat penenang (meningkatkan risiko sedasi berlebihan)
  • Individu dengan gangguan tiroid (potensi gangguan fungsi tiroid)

Selalu berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum memulai suplemen baru.

Cara Menggunakan Balsem Lemon

Lemon balm dapat dikonsumsi sebagai teh, ekstrak, atau kapsul. Dosis berkisar dari 700 mg per hari untuk ekstrak hingga 1–4 gram per hari dalam bentuk ramuan kering. Carilah suplemen yang disetujui oleh penguji pihak ketiga (USP, NSF, ConsumerLab.com) untuk memastikan kualitas dan kemurnian.

Kesimpulannya, lemon balm dapat secara tidak langsung mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan mikrobioma usus yang sehat, mengatur gula darah, menurunkan lipid, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi stres. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan efek ini dan menentukan manfaat jangka panjang.

Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum memulai rutinitas suplemen baru untuk memastikan suplemen tersebut aman untuk kebutuhan perawatan kesehatan spesifik Anda.