Perpustakaan Alexandria mengumpulkan manuskrip medis kuno di Mesir, menghubungkannya dengan Hippocrates selama periode Helenistik. Koleksi ini menyimpan sekitar 60 tulisan, namun sebagian besar bukan ditulis olehnya. Reputasinya dan mitos seputar kehidupannya mulai berkembang kira-kira satu abad setelah kematiannya.
Karya medis kuno manakah yang dikaitkan dengan Hippocrates?
Sekitar 60 teks bertahan dari era ini. Perpustakaan Alexandria mengumpulkan dokumen-dokumen ini dari periode Klasik dan menamakannya sebagai karya Hippocrates. Proses atribusi ini menciptakan banyak sekali literatur atas namanya, meskipun sebagian besar tulisannya berasal dari penulis yang berbeda.
Bagaimana warisan Hippocrates berkembang setelah kematiannya?
Ketenarannya meningkat selama periode Helenistik. Mitos tentang kehidupannya mulai terakumulasi sekitar 100 tahun setelah dia meninggal. Kurasi teks kedokteran oleh Perpustakaan Alexandria mengukuhkan statusnya sebagai tokoh sentral dalam sejarah kedokteran.
Koleksi di Perpustakaan Alexandria menyebut karya-karya ini sebagai karya Hippocrates, meskipun sebagian besar tidak ditulis olehnya.
Perbedaan ini penting untuk memahami sejarah pengobatan kuno. Banyak orang menganggap teks-teks ini mencerminkan pemikiran langsungnya. Kenyataannya, pelabelan perpustakaan tersebut menciptakan warisan yang lebih luas daripada hasil tulisannya yang sebenarnya.
























